Cari Blog Ini

Kamis, 07 Juni 2012

ac mobil

ac mobil
naik mobil gak pake ac rasanya kurang sreg,pas, nyaman dech

KABIN Mobil Sejuk Tentu dambaan setiap orang yang berada didalam mobil, apalagi kondisi cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini. Kalau cuacanya terik, ruang kabin terasa panas. Terutama setelah kendaraan diparkir ,baik digedung apalagi dilapangan parkir. Begitu masuk ke mobil kita langsung disambut hawa pengap (sumuk). pada kondisi seperti itu, kebanyakan pengguna  kendaraan langsung menekan  tombol AC. Ada juga yang menyalakan blower dulu atau buka pintu/kaca jendela sejenak untuk mengusir udara pengap. Lalu bagaimana ritual yang baik? gini mas bro “Dari kondisi mobil off ke hidup, tunggu sekitar 5-10 menit, baru nyalakan AC.
Ini bukan aturan baku, tetapi sebaiknya begitu. Kaca boleh dibuka sebentar supaya udara segar masuk, “  Sayangnya kebanyakan tidak semua orang mau menunggu, inginnya segera meniggalkan lahan parker. “Alangkah baiknya hidupkan blower lalu AC, jangan langsung tekan tombol AC,” . Namun jika dalam kondisi jalan, misalnya di Tol atau kecepatan tinggi  diatas 100 km/jam, jangan langsung hidupkan AC meski setelah 5-10 menit “Biasanya kan ada juga orang yang merasa kabin sudah dingin , AC-nya sempat dimatikan dulu,” ujar Rohim ada juga  cara lain, begitu masuk kabin langsung putar atau tekan  tombol penyejuk ruangan pada posisi level paling tinggi, agar ruangan cepat dinggin . Menurut guwe level 1,2 atau 3 tidak masalah. Level itu hanya speed blower, bukan menambah power kompresor. Disamping itu , Jangan sampai ketika pulang malam hari, saat kunci kontak dicabut AC lupa dimatikan. Begitu pagi saat hidupkan mesin AC Langsung hidup. Ini kurang bagus buat perawatanmas broo lain kali di cek yaa. Agar AC tambah awet, pemakaian kaca film juga harus  diperhatikan, kegelapannya sekitar 60%, kalau 80% terlalu gelap “jangan 40% sebab terlalu transparan/terang, sehingga cahaya masuk lebih banyak dan untuk mendiginkan kabin lumayan L:ama,”

ok mas broo,

1 komentar:

  1. salaam...

    Yoi banget sob, apalagi di kota-kota besar seperti di jakarta, suasana natural udah kian mengikis, dan mau ga mau mengunakan udara segar buatan, tapi setidak kita mesti menjadi sedikit efek negative dari hal ini, dengan melakukan efisiensi.

    ok, sob thanks, articlenya keren...

    BalasHapus